Diary 4

Label:

Seminngu sakit dan terbaring di Rumah sakit membuat begitu banyak perubahan yang terjadi dalam hidupku. Tidak hanya sakit secara Fisik tapi juga batin. Maklum namanya juga tinggal di tempat orang, jadi sudah resiko.ceritanya begini, diwal semester 4 aku di tawarin pindah sama om (begitu biasa aku panggil dia) untuk tinggal di rumah dia. dengan berat hati gue terima, padahal hati ini tidak mengizinkan sama sekali. Singkat cerita, seminngu yang lalu aku sakit dan di vonis typus dan maag kronis. Kaena aku orangnya pendiam dan merasa this is my problem, jadi gak bilang-bilang. Aku masuk rumah sakit selama 3 hari dan istirahat di rumah selama 3 hari. Selama di rumah sakit aku banyak mendengar omongan-omongan moring dari orang rumah tentang hidup aku. Semuanya tentang kejelekan dan kesalah yang aku perbuat selama tinggal di rumah mereka. Sakit rasanya mendengar kata-kata yang begitu jelek yang masuk ke telinga. TApi aku tidak terlalu mempedulikannya, karena tugas utama ku belajar dan belajar. Semua mendiamkan aku denga segala kejelekan, bahkan yang lebih parah lagi mereka sampai mengintrograsi semua kawan-kawan dekat aku. SAmapai hari ini aku masih bertahan dengan segala sakit hati yang di derita. Hidup ini ibarat keluar dari mulut harimau masuk mulut buaya.
Aku hanya ingin bilang, tolong jagan gangu dan sentuh hidup aku. Karena selama ini aku tidak pernah mengangu hidup kamu. Ini seperti tertimpa batu karang kemudian dihempas oleh ganasnya ombak samudera. Mereka membicarakn segala kejelekan-kejelekan dalam hidup aku.Sok tau banget si. This is my live. Selama ini aku tidakpernah menyentuh hidup mereka. Aku hanya bisa sabar dan merenungkan semua yang telah terjadi dalam hidup ini. Ini adalah poelajaran yang sangat berharga, yang tidak di ajarkan dimanapun.
Aki bneci kalian yang suka mengatur hidup aku. GUE BUKAN BUDAK LOE...

0 komentar:

Posting Komentar